Jan 1, 2010

Belajar Dari 2009-ku Kemarin

Tengah malam setengah jam lagi. Tapi mataku belum berkurang jg dayanya. Mumpung melek, mau dipake buat melekan ah... (gk jelas)

Situasinya: Mama tidur di kamar, Papa nonton Superman Returns di ruang tengah, Mbak Widya terkapar di kasur (hey you, katanya mau melekan nonton film bareng -_-a), dan aku di depan laptop dengan beberapa file tugas yang terbuka.
File tugas terbuka tapi bingung..what should I do..tsah..
Gini ini kalo suka menunda-nunda ngerjain tugas. Kebiasaan yang harus dihilangkan.

Sekarang tanggal 1 Januari 2009, dan besok tanggal 2 Januari 2009 (ya iyalah). Dari sini aku berpikir, "Wow, setengah jam lagi adalah hari kedua di tahun 2010). Jadi inget beberapa bulan ke belakang, dimana 2009 banyak membawa berbagai macam pengalaman. Too many tastes..apa di tahun 2010 lebih beragam lagi yang kudapat?

Tahun 2009 kemaren banyk yang membuat aku merasa berbeda, gk pernah aku dapet sebelumnya. Aku masuk semester 3. Tantangan mahasiswa PWK mulai datang: Studio Permukiman Kota (APPK) 2009. Studio kedua kami setelah Studio komputasi (yg jauh dari apa2nya APPK.
Kelompokan, hampir tiap hari pulang malem, cuma sempet mandi pagi tok, jarang pulang ke rumah, lekah..

Untuk kelompokan, terlihat gampang di awal semester 1 dulu dimana tugasnya masih enteng2.
But now? Kelompok bisa bikin stres juga. Hehe ;(
Teman yang dulu dikira asik dan sejalan, ada kalanya bisa berseberangan dengan pikiran kita. Aku bilang A, dia loncat jauh ke X.
Teman yang dulu dikira bisa mengerti, ada kalanya suka membicarakan orang lain di belakang kita.
What the fvck.
Susah memang kalo harus menyatukan banyak kepala untuk merumuskan satu tujuan yang SATU dan bisa diterima semua pihak. Ada kalanya harus ada yang berselisih, menangis, teriak, misuh2, diem2an..

Kadang komentar (busuk) dari pihak luar juga masuk, memperkeruh suasana hati dan pikiran yang sudah butek.
"Ngapain sih pulang malem terus?"
"Kelompokan terus gk bosen ta?"
"Kamu jarang kumpul sama kita lagi.."
"Jurusanmu sok sibuk..hahaha"

Argh. Komentar yang sebenarnya biasa saja, namun kalo hati lagi mangkel, kedengarannya jadi kayak minyak penyulut api :|

kamu gk ngerti PWK. kamu gk ngalamin jadi mahasiswa PWK UB, jadi diem aja kalo gk tau apa2.

maunya ngomong gitu, tapi ya udah lah, ntar malah kesannya sok sibuk sampe jutek2 piye gitu. Aku cuma senyum waktu denger komentar2 itu dan cepat2 menghindar biar gk semakin panas.


Belajar dari 2009, aku mau lebih baik untuk esok hari. Bukan mentang2 udah tahun baru trus bikin resolusi gitu.Pergantian tahun bukan alasan untuk berubah.
Tapi aku ingin berkaca, ngapain aja tahun kemaren..
Aku ingin bisa mengendalikan emosi..dan aku ingin PWK 08 seperti dulu..waktu semester 1 dimana semua wajah terlihat polos tanpa ada amarah dan emosi.



*foto waktu welcome maba PWK 2008 tahun lalu. Miss you ;)

2 comments:

lovescokelat said... Reply

hihihi...
begitulah hidup di pwk..
deritanya tiada akhir.

tapi suatu saat, kamu akan menemukan "kenyamanan" di dunia yang kita geluti sekarang ini..

semangat ya dek..
didepanmu masih ada semester 4, 5, 6, 7, 8...

ninis said... Reply

tengkyu tengkyu mbaaaa..
saya sadar, pasti kerja keras akan mmbuahkan hasilnya...masih dalam proses adaptasi mbak..
makanya jadi ngeluh terus ni. hehe :)