Jun 4, 2012

Pake nama panggilan aja, please..

Bagi yang sudah tau nama asli lengkap saya pasti nyadar kalau itu nggak nyambung sama sekali sama nama panggilan saya. Hehe.
Punya nama depan yang sama kayak nama sang kakak perempuan (Widya), bikin ortuku membuat nama panggilan yang lebih simpel buat aku. Tapi nggak tau juga gimana prosesnya, tau2 muncul aja nama 'Ninis' sebagai nama panggilanku. Kata Mama, sih, karena dulu waktu kecil aku menis-menis (???), yang aku yakin kata menis-menis itu nggak ada di Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Jadilah aku dipanggil 'Ninis' sampai sekarang.

Karena selalu dipanggil 'Ninis', akhirnya setiap kenalan sama orang, aku selalu memperkenalkan diri dengan panggilan itu. Kecuali untuk perkenalan formal seperti ke guru, dosen atau saat presentasi. Jadinya cuma guru-guru dan dosen aja yang manggil 'Widya'. Hehehe.
Bahkan seorang guru SD, yang mana beliau seorang Jawa yang medok sangat, manggil aku bukannya 'Widya' tapi malah 'Widyo". Pake 'O'.
Jadi kalo ngabsen jadinya: Widyoooo......
Tapi untungnya nggak kebablasan dipanggil 'Widodo'.

Sampai sekarang suka aneh aja kalau ada orang yang manggil aku dengan nama 'Widya'. Berasa formal sekali dan aneh.
Jadi kalau ada yang manggil pake nama asli, suka pura-pura nggak denger atau menghindar.
Tapi ada juga adek tingkat, yang (mungkin) nggak tahu nama panggilanku, sibuk merajuk2.
Ceritanya dia lagi buka lapak dan aku dateng ke tempatnya buat lihat2 barangnya. Eh terus dia heboh promosiin ke aku dong ya.

X : Mbak Widya Mbak Widya Mbak Widyaa...ayo beli barangnya Mbak WIDYAA.... *pasang cute face*
Me : Ha?
X : Mbak Widya Mbak Widya Mbak Widyaa bla bla bla dst dsb dll etc blup blup

Dang! Suaranya tuh yaaa...stuck muter2 di kepala. Aku cuma bisa diem, pasang muka datar, pura2 nggak lihat dan nggak denger. Eh tapi ni anak tetep merajuk manja (alah).
Bukannya aku ini jahat atau gimana yah...yang namanya nggak nyaman ya masa dipaksain? Akhirnya aku cuma nyengir dikit dan kabur dari lokasi.
Awkward sekali pokoknyaaaahh

Bertahun-tahun dari sekarang, mungkin aku masih akan 'memasyarakatkan' nama 'Ninis', nama yang didapat dari celetukan spontan orangtuaku. Tapi juga bukannya nggak mungkin suatu saat aku akan dengan mantab kenalan informal dengan nama 'Widya'
.....atau mungkin jadi "Saya Bu B---- dari blok depan..hihihihi" *ketawa centil ibu2 PKK perumahan*

Dan mungkin bertahun-tahun mendatang, aku bisa jadi lebih dewasa menyikapi apa pun cara orang memanggil namaku. Nggak cuma nyelonong kabur pura-pura tuli lagi :D
*getok kepala sendiri*

1 comment:

Lisa Pratiwi said... Reply

Bu bob** ta??
hwkwkwk
ecieee niniss..